Di masa mendatang, konten video diprediksi bisa menjadi pilihan utama para pemasar untuk memperkenalkan atau branding produk mereka. Hal tersebut karena didorong satu hal, orang akan lebih sering menonton video daripada membaca tulisan atau berkirim pesan di media sosial saja dalam smartphone mereka.

Hal ini diamini oleh Ben Subiakto, CEO dan pendiri dari perusahaan advertising Octovate Group. Ia memprediksi tidak lama lagi bahwa konsumen akan lebih konsumtif dalam pemakaian paket data internet karena penggunaannya akan lebih ke arah video. “Saya prediksi, tiga tahun lagi akan semakin banyak konten video,” ujarnya dalam gelaran event digital Echelon.ID Jakarta 2015 di Jakarta pada Selasaa, (14/4) 2015.

Ben menilai dengan semakin mudahnya data diakses, semakin murah, maka konsumsi orang Indonesia akan video akan semakin besar. Itu juga yang akan mendorong bahwa berkirim pesan lewat teks porsinya akan semakin kalah oleh konsumsi video. Dengan semakin diaksesnya video, maka pemasar juga akan semakin giat untuk melakukan marketing lewat kanal audio visual ini.

Namun untuk hal ini, Indonesia masih perlu edukasi. Pembelajaran tidak saja ke konsumen, tapi juga termasuk brand yang ingin memasarkan produk lewat video online.

Tren di masa mendatang bukan hanya soal bagaimana pemasar melihat profil konsumen lewat seberapa banyak mereka klik di kampanye online mereka, tetapi lebih ke materi seperti apa konten yang konsumen tuju. “Bukan lagi soal berapa banyak klik, tapi seperti apa konten yang konsumen tuju. Misalkan wanita tentu saja akan lebih banyak membuka konten seputar mereka, atau ada segmen lain yang kebanyakan membuka soal olahraga, dan lain-lain. Dari situ kita akan tahu brand mana yang memang pemimpin di setiap segmen,” tutup Ben.

sumber: http://marketeers.com